Login | Register Version : English | Suroboyoan | Madura    
2010-07-31 
Mari Dugem Nang Diskotek Kowloon, Purel Matek OD
Koncone Wedhi, Gak Dilaporno Nang Polisi
Andrean-Antok, SURABAYA

Nahas menimpa Susi Anggarisa (22), yang tinggal di Jl Putat Jaya VI Surabaya. Jumat (30/7) sekitar pukul 18.00 WIB, perempuan yang bekerja sebagai purel freelance ini tewas, yang diduga kuat overdosis narkoba. Korban diketahui habis dugem di Diskotek Kowloon Jl Pemuda.

Informasi yang dihimpun dari kamar mayat RSU dr Soetomo, petang kemarin, kejadian ini berawal ketika korban dibooking seseorang, diajak dugem ke Diskotek Kowloon. Saat itu, korban diduga tak hanya menenggak minuman keras (miras). Tapi juga diduga mengkonsumsi narkoba jenis ineks, sebutan lain pil ekstasi.

Korban sendiri dugem hingga pukul 03.00 WIB. Setelah dugem, korban langsung pulang ke rumahnya di Putat Jaya VI. Namun setibanya di rumah, kondisi korban memburuk. Menurut seorang teman yang enggan disebut namanya, selain keluar keringat dingin, korban juga sempat muntah-muntah.

Tentu saja teman-temannya terkejut dan berusaha melakukan pertolongan seadanya. Namun, usaha temannya itu tak membuahkah hasil. Kondisi korban tak juga membaik. Karena itulah, teman-temannya berinisiatif membawa korban ke RSU dr Soetomo di Karangmenjangan. Sayang, belum sempat mendapatkan perawatan, korban meninggal dunia lebuh dulu.

Lantaran kematiannya seperti itu, teman-teman korban memilih tak melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun, kepastian apakah korban mengalami overdosis narkoba atau intoksitas (keracunan obat), belum diketahui pasti. Sebab, teman maupun keluarga korban tak ada yang melapor kejadian itu ke polisi.

Kapolsek Genteng AKP Kusworo saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus tersebut. Namun, pihaknya sudah mendengar kalau ada purel freelance tewas akibat keracunan. “Namun siapa namanya dan mana rumahnya tak ada laporan, terlebih pihak diskotek Kowloon hingga sekarang tak melaporkan adanya kejadian tersebut,” kata AKP Kusworo, yang dikonfirmasi tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Begitu juga dengan Kapolsek Sawahan AKP Sih Widodo. Perwira pertama ini juga tak menerima laporan kejadian itu, meski Putat Jaya menjadi wilayahnya. Hanya saja, dia juga mendengar kabar kalau ada seorang wanita kos di daerah Putat Jaya gang VI meninggal. Namun, tewasnya akibat apa kita tak dapat kabar. “ Hingga sekarang kita tak dapat laporan,” pungkasnya.

Seperti investigasi Surabaya Pagi beberapa waktu lalu, jika di Diskotek Kowloon ada bandar yang jualan ineks. Hanya saja, benurut informasi dari kalangan clubbers, bandar itu tak sembarangan menjual barangnya. Hanya kepada tamu yang sudah dikenal atau yang sudah biasa ke Kowloon.

Jika benar ada bandar yang jualan ineks, ini mengingatkan kejadian 25 Mei 2008 silam. Saat itu, Manajer Kowloon berinisial SY ditangkap petugas Satnarkoba Polwiltabes Surabaya, karena disangka menjadi pengedar ineks di diskotek tempatnya bekerja. SY ditangkap setelah 4 tersangka lain yang ditangkap sebelumnya “nyokot” nama SY, bahwa barang haramnya itu diperoleh dari dia. n


Ada 0 Komentar Untuk Berita Ini.


Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Kirim Komentar Anda :
*)max. 250 karakter