Login | Register Version : English | Suroboyoan | Madura    
2010-07-31 
Lawan PSSI, Bonek Cewek Melok Jempol Darah
SURABAYA - Merasa menjadi korban ketidakadilan pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), ratusan pendukung Persebaya yang akrab disebut Bonek menggelar aksi jempol darah di Taman Bungkul, Jumat (30/7). Ini terkait putusan laga ulang antara Persik Kediri dengan Persebaya Surabaya yang akan dihelat di stadion Brawijaya, Kediri. Bonek wanita (bonita) tak ketinggalan dalam aksi ini.

Bonek cewek ini ikut membubuhkan cap jempol darah di spanduk warna putih yang bertuliskan “Darah Kami Melawan Kedzaliman PSSI.” Dalam aksi ini, Bonek merumuskan lima petisi yang ditujukan untuk PSSI. Pertama, menolak Komding (Komisi Banding) yang menganulir kemenangan WO Persebaya atas Persik dan mendesak Persebaya menolak laga ulang.

Kedua, mendukung langkah manajemen Persebaya dalam penegakan hukum dan aturan yang berlaku demi perbaikan kemajuan sepakbola nasional. Ketiga, menolak dilibatkannya pihak lain dalam urusan internal Persebaya. Keempat, mengajak seluruh elemen suporter Bonek bersatu demi kemajuan Persebaya. Terakhir, berkomitmen penuh untuk mendukung Persebaya dalam situasi dan kondisi apapun. "Kami akan membela mati-matian Persebaya," kata koordinator acara, Mujie Putra.

Ia menjelaskan, aksi ini hanya menjadi awal untuk meruntuhkan rezim ketidakadilan PSSI. Ia yakin, setelah ini akan lahir aksi-aksi baru yang mempunyai visi dan misi sama, yakni mengakhiri kekuasaan Nurdin Halid dari kursi Ketua Umum PSSI. "Kita ingin menggugah seluruh suporter, khususnya Bonek. Dengan aksi ini kita harapkan ada efek domino ke seluruh suporter," ungkapnya.

Terpisah, Pelatih Persebaya Rudy William Keeltjes tak gentar menghadapi Persik Kediri. "Persebaya tidak pernah takut dengan mereka karena Persik bukan Manchester City. Tapi kita sama-sama tim yang terancam degradasi," kata Rudy. n


Ada 0 Komentar Untuk Berita Ini.


Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Kirim Komentar Anda :
*)max. 250 karakter