Login | Register Version : English | Suroboyoan | Madura    
2010-07-31 
Ada Purel ABG di Pub Dangdut “District”
Geliat Kehidupan Metropolitan Surabaya (53)
Pub dangdut di Surabaya kini mulai mengikuti tren yang berkembang di klub malam. Tak hanya menyuguhkan live music dan VIP room, tapi juga arena biliar. Konsep baru ini terlihat di Pub Karaoke Dangdut “District” Jl Nginden Semolo. Namun, yang menarik justru bukan pada konsep itu, melainkan keberadaan cewek-cewek purel yang terlihat masih kinyis-kinyis.

Tempat hiburan malam dangdut memiliki dua lantai. Uniknya, lantai pertama digunakan untuk tempat cuci mobil yang bernamakan District. Maka pub yang bersebelahan dengan Markas Brimob ini, dinamakan “District.”

Pertama kali memasuki pub ini, pengunjung disuguhi dengan kafé yang lumayan besar. Meja yang disediakan menghadap ke panggung, berada di sebelah kanan pintu masuk. Untuk memesan minuman, pengunjung bisa langsung memesan kepada pelayan ataupun mendatangi langsung meja bartender yang berada lurus tepat di depan pintu masuk. Jika dari arah meja kafé, terdapat di sebelah kiri.

Jika bosan di kafé, pengunjung bisa bermain biliar. Tak perlu khawatir ketinggalan untuk menyaksikan aksi penyanyi dangdut di panggung, karena letak pangung masih dapat terlihat dari tempat biliar. Meja biliar yang disediakan kurang lebih ada 7 buah.

Jika ingin menyanyi sendiri, pengunjung dapat memesan tempat karaoke. Ruang karaoke berada tak jauh dari tempat biliar. Hanya saja tempatnya terlalu pojok membuat beberapa pengunjung yang baru pertama kali ke sana, tidak mengetahuinya.

Seperti pada pub dangdut umumnya, pengunjung tak lepas dari minuman keras (miras) yang kebanyakan memesan bir berbagai jenis. Ini pun tak cukup jika saat bersenang-senang tak ditemani cewek. Purel di sini tarif untuk menemani tamu cukup murah, hanya Rp 40 ribu per jam.

Salah seorang mami di sana menyebutkan jika di pub dangdut “District” ada purel yang masih tergolong ABG (Anak Baru Gede). Sayangnya, mami ini enggan menyebutkan identitasnya. “Sampean booking sik po’o,” cetus mami ini.

Dalam penelurusan Surabaya Pagi, perekrutan purel ini tak hanya dari mulut ke mulut. Ini cara yang biasa digunakan jika ada tempat hiburan baru buka di Surabaya. Biasanya, purel-purel yang tidak krasan di tempat hiburan lain, akab berbondong-bondong ngelamar di kafe baru. Ini juga yang terjadi di District.

Namun, tak cuma itu. Sejumlah mami di sini juga berupaya melakukan perekrutan melalui situs jejaring sosial Facebook. Tak heran jika dapat ABG. Sebab, banyak arek-arek yang masih muda belia memiliki akun Facebook. “Promosi-pormosinya pun juga lewat FB, kalau ada bintang tamu yang dating. Coba cek aja,” kata salah seorang clubbers Surabaya. n mg1


Ada 0 Komentar Untuk Berita Ini.


Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Kirim Komentar Anda :
*)max. 250 karakter