2010-07-31 Duda 40 Tahun, Perkosa Janda 50 Tahun, Dilaporno Polisi |
Ini benar-benar gak waras. Bagaimana tidak, Fatimah yang wajahnya sudah keriput dan berusia 50 tahun, menjadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri, Rosiman (40). Lantaran merasa terancam, nenek yang tinggal di Desa Tobo, Kecamatan Merakurak, Kab. Tuban, ini melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke polisi, Jumat (30/7).
Dalam laporannya, Rosiman telah melakukan percobaan perkosaan terhadap dirinya. Kejadian ini bermula saat korban sedang mengembala sapi sendirian di hutan jati di desa setempat. Tiba-tiba ia didatangi Rosiman yang melintas di hutan tersebut. Rupanya, pria yang sehari-hari sebagai petani ini sudah lama memerhatikan nenek Fatimah.
Tak kuat lagi menahan gejolak syahwatnya, pria ini menyergap tubuh Fatimah. Wanita yang telah udzur ini langsung ndlosor ke tanah. Pada saat nenek ini tak berdaya, Rosiman menindih korban dan menciuminya. Bahkan, tangan pria ini berupaya melepas (maaf) celana dalam nenek ini.
Fatimah lantas berteriak-teriak meminta tolong. Rosiman jadi panik dan mencoba menutup mulut nenek ini dengan tangannya, tapi digigit oleh korban. Di saat Rosiman terlena, nenek ini melepaskan diri dari pelukan pria tersebut. Kemudian berlari ke perkampungan.
Sesampainya di rumah, korban menceritakan kejadian itu kepada sejumlah anggota keluarganya. Keluarga nenek ini lantas sepakat melaporkan Rosiman ke Polsek Merakurak, Tuban. Begitu mendapatkan, jajaran Polsek Merakurak langsung mencokok Rosiman di rumahnya, dan digelandang ke Mapolres Tuban untuk diperiksa unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban.
Saat di Polres, Rosiman mengaku dirinya tak kuat menahan birahinya saat melihat Mbah Fatimah yang lagi sendirian. "Saya nggak kuat mas melihat tubuhnya. Saya suka dengan dia karena dia janda dan saya duda," aku Rosiman.
Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Nursento, mengatakan tersangka langsung ditahan, dan menjalani pemeriksaan lanjutan. "Selain memeriksa tersangka, unit PPA juga memeriksa saksi-saksi, dan saat ini masih berlangsung," ujar Nursento. n
|
|
|
|
Ada 0 Komentar Untuk Berita Ini.
|
|
| Silakan Login untuk kirim komentar Anda. |
Kirim Komentar Anda :
|
| |
|
|
|
|