MASIH ingat dengan kasus penganiayaan yang dilakukan anak bos Hotel Narita, Daniel Suganda Soeprayitno (30) pada karyawan hotel milik bapaknya sendiri, Bambang Soeprayitna? Jumat (5/1) kemarin, polisi sudah melayangkan surat panggilan kepada pemilik dialer motor Suzuki Jl Jemursari.
Kasus tindak kekerasan disertai kata-kata ancaman terhadap adik kandung wartawan di salah satu media di Jatim tersebut, dilakukan tersangka Daniel hanya karena laptop miliknya yang diperbaiki korban tak kunjung selesai hingga batas waktu yang ditentukan oleh tersangka.
Sementara itu, tersangka sendiri dikenal oleh banyak pegawai ayahnya sebagai bos yang temperamental. Hal ini seperti yang dituturkan Jainuri, kepala satpam Hotel Narita, bahwa tersangka memang sering memukuli dan memaki anak buahnya. “Memang mas Daniel itu orangnya temperamental. Dia juga sering mukul anak buahnya sendiri di kantor,” kata pria berkumis menyesalkan tindakan putra majikannya.
Sementara itu, sesuai dengan hasil visum yang dilakukan polisi terhadap korban di Rumah Sakit International kemarin, membuktikan kebenaran terhadap tindakan kasar yang dilakukan oleh tersangka.
Bahkan yang lebih gila lagi, ternyata tersangka juga pernah mengancam orang tuanya sendiri, Bambang Soeprayitna, lantaran tidak mau memberikan bisnisnya yang ada di kota Tulungagung. “Kalau saya memberikan usaha saya yang di sana juga, pasti akan hancur lagi bisnis saya. Wong dia sering menghabiskan uang usaha-usaha saya yang saya limpahkan kepada dia,” kata Bambang kesal.
Sebenarnya saya ingin ngasih pelajaran sama anak saya dengan adanya kasus ini, lanjut Bambang, tapi ya saya nggak tega juga, bagaimanapun juga dia kan tetap anak saya. “Dengan ditangkapnya anak sayam mungkin anak saya bisa lebih dewasa. Semua saya serahkan kepada polisi untuk menangani masalah anak saya.”
Pernyataan Bambang ini juga di benarkan oleh Kapolsek Gubeng AKP Dwi Eko Budi, bahwa orang tua tersangka sempat menelepon ke nomor handphonnya untuk berkonsuktasi tentang masalah anaknya tersebut. “Ya saya bilang pada pak Bambang, biar polisi saja yang menangani kasus anak bapak. Saya bilang begitu pada pak Bambang waktu itu,” terang Eko sambil mengingat-ingat pembicaraanya waktu itu.
Tersangka memang terkenal nakal, lanjutnya, bahkan orang tuanya sendiri juga sudah tidak sanggup mendidik anaknya. “Ya sudah biar polisi yang menangani, kalau memang orang tuanya sendiri sudah angkat tangan,” pungkasnya. 1-2
|