 PELAKU penembakan terhadap PSK Kremil kini mulai menemui titik terang. Saat ini Kepolisian Resort Surabaya Utara menunjukan bukti baru untuk mengungkap pelaku penembakan terhadap Mei Puji Rahayu alias Ayu seorang Pekerja Seka Komersial (PSK), Jumat (5/2).
Kali ini yang ditunjukkan polisi adalah sketsa gambar pelaku, yang diambil dari keterangan tiga saksi, yaitu Ayu (korban), Hesti (teman seprofesi korban), dan germonya Sri Wahyuni.
Dari keterangan tiga saksi tersebut berhasil dikantongi ciri-ciri pelaku dan dituangkan dalam gambar. Ciri-ciri wajah lonjong, mata cenderung sipit, hidung mancung, bibir tipis, rambut hitam lurus pendek, badan tegap, tinggi badan 174 cm, umur diperkirakan 30 tahun, warna kulit sawo matang.
Menurut keterangan Kapolres Surabaya Utara AKBP Djoko Hari Utomo melalui Kasat Reskrim AKP Dolly A. Primanto, dengan petunjuk baru ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Langka pertama yang akan kita lakukan dengan berkoordinasi dengan TNI dan beberapa pihak lainnya. Kalau nama pelaku sudah kami kantongi, namun itu masih belum bisa dibuat pegangan,. Iya kalau benar kalau nama tersebut nama panggilan,” tandas Dolly.
Dolly menuturkan, saat kejadian pada Rabu (3/2) siang pelaku yang saat itu memakai jaket hitam dan kaus kaki abu-abu, sebenarnya sudah masuk kamar bersama Mei Puji Rahayu. Namun baru masuk beberapa menit pelaku keluar lagi. Keluarnya pelaku ini mengambil pistol yang berada dalam jok motor Yamaha Jupiter milik pelaku.
“Baru 10 menit di dalam baru terdengar suara letusan, tepat saat pistol meletus posisi korban sedang buka baju. Namun sebelum meletus korban sempat mendengar bunyi ”cetak-cetek” dari pistol secara berulang-ulang. Sepeerti dibuat mainan,” terang Dolly. dy
|