 Pemimpin oposisi Malaysia yang juga mantan deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahmi dikabarkan baru saja kehilangan akses ke barang bukti yang dapat memberatkan dakwaannya dalam sidang kasus sodominya. Akibatnya, Anwar harus siap-siap menjalani persidangan yang dilangsungkan minggu depan.
Sankara Nair, pengacara Anwar mengakui bahwa saat ini tengah mencari akses ke barang bukti termasuk contoh DNA, laporan kesehatan dan rekaman CCTV. Data ini penting karena merupakan kunci pembelaan.”Pengadilan mengatakan kalau bukti yang kami cari tidak termasuk dalam kategori ”diperlukan dan diinginkan” serta menolak banding kami,” tukas pengacara Anwar, Sankara Nair kepada AFP seperti yang dikutip dari Strait Times kemarin (29/1).
”Hal ini memiliki efek implikasi negatif yang luas dalam hukum pidana di Malaysia karena merupakan kebalikan dari posisi Anwar sebelumnya,” tambah Sankara lagi. Persidangan terhadap Anwar sebenarnya sudah harus berlangsung Juli lalu, namun terus-menerus mendapat penundaan karena adanya manuver hukum dari tim pembelanya. by
|